Kamis, 12 Januari 2012

Manusia Setengah Salmon

Gadis Try It

Raditya Dika semakin dewasa. Hal itu terlihat dalam tulisannya di buku keenam yang dirilis pada akhir 2011 lalu. Nggak hanya menceritakan kisah kehidupannya yang konyol saja, dalam buku ini Dika juga mengaitkan kehidupan konyolnya dengan kedewasaan yang dialaminya.

Misalnya, di bab Sepotong Hati di Dalam Kardus Cokelat, Dika mengaitkan rasa sedihnya saat putus cinta dengan kesiapannya pindah rumah. Ada kalimat yang GADIS suka, “Ada perasaan yang sama antara sehabis putus dengan pindah rumah. Keduanya sama-sama harus meninggalkan sesuatu yang akrab dengan diri kita.”

Ada banyak kalimat bagus yang ditulis Dika dalam buku ini. Di bab Manusia Setengah Salmon, Dika menulis tentang perpindahan yang dialami dalam hidupnya. Pindah dari rahim ibu ke dunia nyata, pindah sekolah, pindah pekerjaan bahkan pindah hati. “Hidup sesungguhnya adalah potongan-potongan antara perpindahan satu dengan lainnya. Kita hidup di antaranya,” tulis Dika. Kemudian Dika pun melanjutkan bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, nggak perlu menjadi manusia super. Yang diperlukan hanyalah menjadi manusia yang berani pindah.

Jadi, saat membaca buku dengan 18 bab ini, kita nggak hanya akan tertawa saja, tapi juga merenung. Ternyata, meski kehidupan kita konyol, bila kita bisa menyikapinya dengan baik, maka hidup kita juga akan berubah menjadi lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar